Prabowo Suntik Rp6,68 T ke SMF untuk Sokong Program KPR

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto setuju menyuntikkan modal kepada PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) sebanyak Rp6,68 triliun untuk mendukung program rumah murah.

Modal tersebut nantinya digunakan untuk pembiayaan kredit perumahan rakyat (KPR) murah. Hal itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2025 yang diteken 30 Desember 2025.

Mengutip beleid, Rabu (4/2) pemberian PMN kepada SMF dilakukan dengan mempertimbangkan pelaksanaan Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan menjaga kesinambungan pembiayaan yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembiayaan rumah terjangkau dilakukan melalui penyediaan sumber dana jangka menengah atau jangka panjang di sektor perumahan. Dalam hal ini perlunya penyediaan likuiditas kepada perbankan penyalur Program FLPP melalui penugasan pemerintah pusat kepada SMF.

"Nilai penambahan penyertaan modal negara sebagaimana dimaksud Pasal 2 sebesar Rp6.684.022.705.000," tulis beleid yang diteken Prabowo dan diundangkan sejak 30 Desember 2025 tersebut.

Pada pasal 3 PP Nomor 54 Tahun 2025 menjelaskan bahwa penambahan modal negara bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2025. Hal itu sebagaimana ditetapkan kembali dalam Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2025.

Sementara itu, pemerintaha Prabowo memiliki program andalan 3 juta rumah, dengan membangun hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program tersebut terbagi menjadi dua sebaran, 2 juta unit di pedesaan/pesisir, sementara 1 juta unit di perkotaan.   

[Gambas:Video CNN]

(ins/sfr)

Read Entire Article
| | | |