Jakarta, CNN Indonesia --
PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui program Relawan Bakti BUMN (RBB) 2026 menghadirkan kegiatan tanggap bencana bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pupuk Indonesia dan BUMN untuk hadir bersama masyarakat, sekaligus memberikan edukasi agar masyarakat semakin siap menghadapi potensi bencana.
Kegiatan berlangsung di Ruteng, Manggarai tepatnya di Desa Meler dan Desa Belang Turi. Bantuan tersebut berupa 344 paket sembako, 688 selimut, serta pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat bagi masyarakat yang membutuhkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur SDM dan Umum Pupuk Indonesia Tina T Kemala Intan, mengatakan kehadiran RBB tahun ini memiliki makna khusus. Pasalnya para relawan hadir ketika masyarakat Ruteng sedang menghadapi bencana gempa. Karena itu, kegiatan RBB tidak hanya untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat namun juga untuk kegiatan pemberian pemberian bantuan dan kegiatan tanggap bencana.
"Para relawan diharapkan dapat menyesuaikan program-program yang nantinya akan dijalankan menjadi program yang bersifat edukasi sehingga masyarakat lebih tanggap terhadap bencana gempa besar yang baru pertama terjadi di Ruteng," kata Tina dalam keterangan tertulis.
Ia berharap bantuan dan kegiatan yang dilakukan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus membantu membangun kembali kemampuan masyaraka. Ia juga menekankan agar relawan menjadi bagian dalam proses pemulihan lebih luas.
Program TAJUMASE dan SEMAI
Selain tanggap bencana, Relawan Bhakti BUMN 2026 di Ruteng juga memperkuat program pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan Pupuk Indonesia. Salah satunya melalui Program Tani Maju Makmur Sejahtera (TAJUMASE) yang berbasis pertanian, serta program SEMAI yang berfokus pada capacity building bagi komunitas disabilitas di Santu Damian.
Program TAJUMASE diarahkan untuk mendorong peningkatan produktivitas pertanian sehingga dapat memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
Sementara program SEMAI diharapkan dapat memperkuat kapasitas komunitas disabilitas agar semakin memiliki kemampuan untuk berkembang dan berdaya.
Tahun 2026, BP BUMN menunjuk Pupuk Indonesia dan Petrokimia Gresik sebagai pelaksana Relawan Bakti BUMN di Ruteng. Keberadaan RBB ini mendapat apresiasi dari Koordinator Bidang TJSL BP BUMN, Rugun Hutapea.
Ia menyampaikan keprihatinan atas bencana gempa bumi yang terjadi di NTT. Ia berharap kontribusi ini dapat mendukung percepatan pemulihan pascabencana di Ruteng sehingga aktivitas masyarakat kembali seperti sediakala.
Rugun menjelaskan, para relawan dari Pupuk Indonesia bersama sebelumnya dijadwalkan hadir di Ruteng untuk menjalankan program RBB. Namun, karena adanya musibah gempa, kehadiran para relawan sekaligus diarahkan untuk memberikan bantuan bagi proses pemulihan masyarakat terdampak.
Ia juga mengapresiasi kontribusi Pupuk Indonesia dan para relawan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, semakin maju Pupuk Indonesia, semakin besar pula kontribusi yang dapat diberikan kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi antara BP BUMN, Pupuk Indonesia, dan para relawan BUMN, RBB 2026 diharapkan tidak berhenti pada bantuan darurat. Kehadiran program ini diharapkan menjadi bagian dari proses pemulihan sekaligus membangun kesiapsiagaan dan kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.
"Dalam program RBB, para relawan akan berkomunikasi dengan masyarakat melalui program-program TJSL, sehingga membawa kebermanfaatan bagi masyarakat di Ruteng ini. Harapannya, program ini berkelanjutan," kata Rugun.
(tim/sur)

















































