Rolly Bakery dan Cookies Bukti UMKM Binaan BRI Naik Kelas dan Go Global

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Berawal dari pemutusan hubungan kerja (PHK), Natali berhasil mengembangkan usaha roti dan kue kering rumahan Rolly Bakery & Cookies hingga menembus pasar nasional dan internasional.

Perkembangan usaha tersebut tidak lepas dari pendampingan Rumah BUMN BRI yang memperkuat kapasitas bisnis dan akses pemasaran.

Rolly Bakery & Cookies dirintis sejak April 2016 dari toko kecil di perkarangan rumah Natali di kawasan Tanah Baru, Bogor. Sebelum memulai usaha, ia melakukan survei sederhana di lingkungan sekitar untuk menguji minat pasar terhadap produk yang ditawarkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seiring waktu, keterbatasan masa simpan roti dan jangkauan pasar yang masih lokal mendorongnya untuk berinovasi menciptakan produk dengan daya tahan lebih lama.

Inovasi tersebut diwujudkan melalui peluncuran Cookies Keren pada Agustus 2018, singkatan dari kue kering keju aren.

Produk ini merupakan hasil kolaborasi dengan petani gula aren di Cikasan, Sukabumi, yang saat itu mengalami kelebihan produksi. Perpaduan keju dan gula aren menghadirkan cita rasa unik sekaligus memberikan nilai tambah bagi petani lokal.

Tantangan terbesar dalam perjalanan usaha Natali adalah pemasaran. Bergabung dengan Rumah BUMN BRI menjadi titik penting yang membuka akses terhadap berbagai pelatihan, penguatan kapasitas usaha, serta pemanfaatan digitalisasi.

Melalui pendampingan tersebut, Rolly Bakery & Cookies mulai memasarkan produknya melalui platform e-commerce sehingga jangkauan pasar tidak lagi terbatas di Bogor, melainkan meluas ke berbagai daerah di Indonesia, bahkan hingga Ambon dan Aceh, serta menembus pasar Malaysia.

Momen penting dalam perkembangan usaha ini terjadi pada 2019 saat Rolly Bakery & Cookies mengikuti pameran UMKM binaan Rumah BUMN.

Produk dengan kemasan yang menarik tersebut berhasil mencuri perhatian dan menjadi katalis pertumbuhan usaha, yang berdampak signifikanterhadap peningkatan visibilitas merek dan lonjakan penjualan dari sekitar 1.000 kemasan per bulan menjadi 3.000 kemasan per bulan.

Sejak resmi bergabung dengan Rumah BUMN BRI Jakarta pada 2019, Natali aktif mengikuti berbagai program seperti pelatihan, pameran, hingga business matching.

Dampaknya tidak hanya dirasakan dari sisi penjualan ritel (business to consumer), tetapi juga pembukaan peluang business to business (B2B), termasuk penjajakan pasar ekspor melalui mitra dari Taiwan.

Corporate Secretary BRI Dhanny, menegaskan bahwa kisah Rolly Bakery & Cookies merupakan gambaran nyata dampak program pemberdayaan UMKM yang dijalankan BRI secara berkelanjutan.

"BRI berkomitmen untuk terus mendorong UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh dan naik kelas secara berkelanjutan. Melalui Rumah BUMN, kami menghadirkan pendampingan terpadu mulai dari pelatihan, digitalisasi, hingga perluasan akses pasar dan business matching. Kisah Rolly Bakery & Cookies menjadi bukti bahwa UMKM binaan BRI memiliki potensi besar untuk menembus pasar nasional hingga global," ujar Dhanny.

Ke depan, Natali menargetkan pengembangan usaha tidak hanya pada produk kue kering, tetapi juga lini roti melalui pembukaan kelas workshop dan konsep open kitchen guna meningkatkan profesionalisme proses produksi.

Ia berharap peran Rumah BUMN BRI terus diperkuat, baik melalui pelatihan yang konsisten, peningkatan eksposur digital, maupun perluasan akses pameran dan promosi bagi UMKM binaan.

Kisah Rolly Bakery & Cookies menjadi cerminan komitmen BRI melalui Rumah BUMN dalam mendorong UMKM Indonesia untuk naik kelas, berdaya saing, dan siap menembus pasar global.

(inh)

Read Entire Article
| | | |