CNN Indonesia
Kamis, 30 Apr 2026 13:30 WIB
Bandara Internasional Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand. (istockphoto/Jens_Lambert_Photography)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah Thailand bersiap menyudahi kebijakan bebas visa 60 hari bagi pelancong mancanegara. Langkah ini diambil untuk memperketat penyaringan turis sekaligus mengalihkan fokus industri dari sekadar mengejar angka kunjungan menjadi pariwisata berkelanjutan yang lebih bermutu.
Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Surasak Phancharoenworakul, menegaskan bahwa kebijakan baru ini merupakan bagian dari visi strategis pemerintah.
Dalam ajang Global Sustainable Tourism Conference (GSTC) 2026, ia menyatakan pariwisata masa depan harus memberikan dampak positif pada lingkungan, ekonomi, dan keamanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pariwisata harus bertumpu pada turis berkualitas tinggi guna memastikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal," ujar Surasak, seperti dilansir Bangkok Post.
Rencana penghentian bebas visa ini muncul setelah adanya evaluasi mendalam yang melibatkan Kementerian Luar Negeri dan aparat keamanan setempat.
Pemerintah Thailand mengusulkan untuk mengembalikan prosedur masuk ke skema visa lama serta mengembangkan kategori visa baru yang disesuaikan dengan profil tiap negara asal wisatawan.
Nantinya, proses penerbitan visa akan dilakukan lebih ketat dengan verifikasi dokumen yang mendalam. Calon pelancong wajib memenuhi persyaratan administratif, termasuk pemeriksaan kondisi keuangan atau saldo tabungan, sumber investasi, dan dokumen pendukung perjalanan lainnya.
Selain seleksi kualitas, kebijakan ini bertujuan meminimalisir penyalahgunaan izin tinggal oleh warga asing, seperti praktik penghindaran pajak atau bekerja secara ilegal.
Surasak menegaskan bahwa segala bentuk pelanggaran aturan keimigrasian akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.
Usulan pengetatan ini akan segera diajukan ke kabinet untuk mendapatkan persetujuan akhir. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan nasional sekaligus memperkuat posisi Thailand sebagai destinasi wisata eksklusif di Asia Tenggara.
(wiw)
Add
as a preferred source on Google


















































