Trump Ultimatum Iran Dua Hal Jika Tak Ingin Digempur AS

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melayangkan dua ultimatum Iran sebelum menggempur negara itu habis-habisan.

Trump menyampaikan komentar itu saat berada di sekitar Kennedy Center pada Kamis (29/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya, saya sudah memberi tahu mereka dua hal. Pertama: Tidak ada nuklir, dan yang kedua: berhenti membunuh pedemo. Mereka membunuh ribuan pedemo," kata dia, dikutip Reuters.

Trump dengan sesumbar berhasil menggagalkan 837 hukuman gantung di Iran. Namun, dia meminta pemerintahan di negara Timur Tengah itu harus melakukan sesuatu.

Saat demo di Iran sedang memanas, AS mengancam akan menyerang Iran jika mereka terus membunuh demonstran. Menurut laporan, korban tewas dalam demo tersebut mencapai 5.000 jiwa.

[Gambas:Instagram]

Sementara itu, Iran menuding AS dan sekutunya Israel yang membuat demo itu jadi rusuh dan merusak fasilitas umum. Pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei sampai-sampai mengatakan tak akan memberi toleransi ke para pedemo yang melakukan unjuk rasa.

Di kesempatan tersebut, Trump juga mengatakan ada rencana untuk berdialog dengan pemerintah Iran, tetapi tak memberi rincian soal waktu dan pembahasan.

"Ya, saya sudah merencanakan dan berencana untuk melakukan," kata Trump pada Kamis (29/1) saat ditanya apakah ada kemungkinan berbicara dengan pemerintah Iran, dikutip Reuters.

"Kami punya banyak kapal yang sangat besar, kuat, yang saat ini berlayar menuju Iran. Dan itu akan jadi hal yang bagus, jika kita tak menggunakannya," kata Trump.

AS telah mengerahkan 10 kapal perang ke perairan Timur Tengah termasuk kapal induk yang dipakai untuk menggempur Venezuela pada awal Januari lalu, USS Abraham Lincoln. Armada ini termasuk tiga kapal perusak dan pesawat tempur F-35C.

(isa/rds)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |