Jakarta, CNN Indonesia --
Legenda bulutangkis Alan Budikusuma menyebut Alwi Farhan sebagai masa depan tunggal putra Indonesia.
Selain Alwi Farhan, Alan juga menyoroti tunggal putra lain seperti Zaki Ubaidillah. Peraih medali emas di nomor tunggal putra Olimpiade 1992 itu berpendapat tunggal putra Indonesia punya potensi besar.
"Alwi adalah pemain masa depan Indonesia begitu juga dengan Ubed. Kami lihat ini positif. Setidaknya ada bibit," kata Alan di Bekasi, Jumat (30/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, tidak mudah mencetak regenerasi yang berkualitas. Zaman berbeda, peraturan BWF juga tak sama. Namun Alan yakin atlet muda seperti Alwi bisa jadi penerus para senior.
"Tidak mudah cari bibit walaupun ada pembinaan luar biasa, tapi dapat satu orang saja sudah bagus," ujarnya.
"Saya melihat ada hal yang baik khususnya Alwi. Prestasinya cukup stabil, level 500 sudah juara. Saya harap dia bisa menggantikan [Anthony] Ginting," ia menambahkan.
Alwi Farhan jadi sorotan setelah menyabet gelar juara di Indonesia Masters 2026. Atlet 20 tahun itu kini sudah mengantongi prestasi di turnamen Super 100, Super 300, dan Super 500. Torehan medali emas SEA Games 2025 membuktikan potensinya sebagai tumpuan masa depan.
Lebih lanjut, Alan berpesan agar atlet masa kini punya karakter yang solid dalam meniti perjalanan di dunia olahraga. Menurutnya, karakter jadi faktor penting seorang pebulutangkis dalam menghadapi tantangan zaman.
"Menurut saya, karakter. Ini yang membuat seorang atlet bisa besar. Karakter nomor satu, nomor dua tentu motivasi sebagai atlet. Karakter itu segalanya, dia akan jadi rendah hati dan kerja keras," ucapnya.
"Makanya atlet sekarang dituntut lebih profesional. Kita tidak bisa menghindari gadget, internet, dan lain-lain tapi yang paling penting adalah profesionalitas itu sendiri," ia menegaskan.
(ikw/jal)
















































