Bahlil Pede PLTS 100 GWp Mampu Hemat APBN Rp73 T

4 hours ago 9

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pemanfaatan energi surya berpotensi menghemat Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) lebih dari Rp73 triliun per tahun.

Hal tersebut bisa terealisasi melalui dukukan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Giga Watt-peak (GWp). Ini mampu menekan penghematan karena biaya listrik PLTS lebih rendah dibanding pembangkit diesel atau gas.

Program tersebut juga diproyeksikan menghemat penggunaan diesel hingga 6 juta kilo liter per tahun secara nasional, termasuk 500 ribu kilo liter per tahun khusus di Bali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Proyek PLTS 100 GWp berpotensi menciptakan 5,52 juta lapangan kerja akumulatif (3,5 juta di industri panel surya & BESS, serta 2 juta di sektor konstruksi) dan mampu mengurangi emisi karbon sebesar 140,16 juta ton CO2 per tahun dengan nilai ekonomi karbon mencapai Rp6,31 triliun," kata Bahlil dalam keterangan resmi, Selasa (25/8).

Sementara itu, Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengatakan pembangunan 100 GWp energi surya menjadi target besar yang harus didukung melalui kerja sama kementerian, BUMN, dan berbagai pihak terkait.

"Kita akan membangun 100 gigawatt dan kita tidak main-main, target kita adalah 100 gigawatt dalam tiga tahun," kata Prabowo.

[Gambas:Youtube]

Presiden juga meminta jajaran pemerintah dan BUMN memperkuat kolaborasi untuk mendukung pencapaian target. Menurutnya, efisiensi dan pengelolaan keuangan negara menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan program berskala besar.

Dengan pengembangan energi surya dari proyek berskala besar hingga wilayah kepulauan, Program PLTS 100 GWp diarahkan menjadi bagian dari transformasi energi nasional.

Program itu tak hanya fokus pada penambahan kapasitas listrik, tetapi juga penguatan industri dalam negeri, perluasan akses energi, dan penciptaan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Program PLTS 100 Giga Watt-peak (GWp) resmi diluncurkan dan groundbreaking di Gilimanuk Bali, Selasa (25/8).

Sebagai tahap awal, pemerintah meluncurkan 14 proyek PLTS di enam provinsi dengan total kapasitas sekitar 5,3 GWp.

Proyek tersebut mencakup PLTS Gilimanuk berkapasitas 300 MWp, PLTS Terapung Gajah Mungkur sebesar 134 MWp, PLTS Desa Sembur 0,92 MWp, dan PLTS Pulau Rengit 0,078 MWp.

(isa/ins)

Read Entire Article
| | | |