Bastoni Kecam Aksi Suporter Lempar Flare ke Emil Audero

3 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni turut menyuarakan keprihatinan dan kekhawatirannya atas insiden yang menimpa mantan rekan setim, Emil Audero.

Emil Audero menjadi korban pelemparan flare dalam laga pekan ke-23 Serie A Italia antara Inter Milan vs Cremonese, Senin (2/2) dini hari WIB. Insiden ini terjadi pada pertandingan yang berakhir dengan skor 2-0 untuk Inter Milan di Stadio Giovanni Zini.

Dalam laga tersebut, sebuah flare yang dilempar dari tribun penonton hampir mengenai Audero ketika babak kedua baru dimulai. Ledakan flare itu membuat kiper Cremonese, yang juga merupakan anggota Timnas Indonesia, terjatuh dan sempat menerima perawatan medis di pinggir lapangan sebelum laga dilanjutkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi kejadian yang sempat menghentikan sementara pertandingan itu, Bastoni, yang pernah menjadi rekan satu klub dengan Audero di Inter Milan sebelumnya, mengecam keras perilaku suporter yang membahayakan keselamatan pemain.

"Tindakan itu benar-benar berbahaya dan Anda tidak seharusnya melakukannya. Tidak pantas dan harus dikutuk," ucap bek Inter, Bastoni yang dilansir dari VOI.

Ia sekaligus menyampaikan simpatinya kepada Audero atas insiden yang telah menimpanya sekaligus menunjukkan empati dan sportivitas melalui ungkapannya.

"Saya mendukung Emil yang dulu juga bagian dari tim kami. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi," ungkap Bastoni.

"Kami tentu tidak mempertimbangkan sanksi yang terkait dengan hasil pertandingan; itu tidak adil dan tidak manusiawi. Hal-hal seperti ini seharusnya tidak pernah terjadi. Sudah ada begitu banyak kekerasan di sekitar kita setiap hari, dan kami ingin menyampaikan semangat kompetitif yang sehat," imbuhnya yang dilansir dari Corriere.it.

Respons Bastoni mendapat sorotan karena ia lahir dan besar di Cremona, serta memiliki hubungan emosional kuat dengan kota tersebut dan tim Cremonese. Ayahnya pun merupakan seorang mantan bek di klub tersebut. Tindakan suporter yang melempar flare tersebut ditanggapi serius oleh otoritas setempat. Pelaku bahkan dilaporkan diidentifikasi dan akan menghadapi konsekuensi hukum setelah insiden.

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, juga mengecam insiden ini sebagai tindakan "bodoh" dan tidak mencerminkan nilai-nilai olahraga, sambil memuji profesionalisme Audero yang mampu melanjutkan pertandingan meski sempat terguncang.

[Gambas:Video CNN]

(ade/ptr)

Read Entire Article
| | | |