Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza mengakui bahwa klub asuhannya itu telah melakukan pembicaraan untuk mendatangkan penyerang naturalisasi Mauro Zijlstra.
"Sedang berbicara. Saya pikir belum deal, tapi sudah ada bicara antara mereka (manajemen dengan Mauro)," kata Souza saat ditemui Antara di Persija Training Ground, Depok, Senin (2/2).
Persija saat ini sebenarnya sudah memiliki empat penyerang yakni Gustavo Almeida, Eksel Runtukahu, Allano de Souza, dan Alaaeddin Ajarai. Namun, Souza menegaskan bahwa kebutuhan untuk mendatangkan penyerang bukan berarti ia tidak puas dengan para penyerangnya saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Souza menyebut, keinginan mendatangkan Zijlstra muncul karena ada peluang di bursa transfer, bukan sebagai bentuk evaluasi negatif terhadap Gustavo, Alaeddine, maupun Eksel.
"Kalau saya punya kesempatan dari jendela transfer, mungkin bisa kesempatan untuk bawa (Lionel) Messi ke sini, ya kenapa saya tidak bawa karena saya punya Allano? Bukan karena saya tidak puas dengan pemain yang saya punya," ujar Souza.
Selain membahas isu transfer, Souza turut menanggapi kritik sebagian warganet terkait banyaknya pemain naturalisasi yang bermain di Super League, termasuk di Persija.
Menurut dia, pemain naturalisasi tidak mengambil kuota pemain asing dan tetap harus bersaing secara sehat untuk mendapatkan tempat di tim utama.
"Saya lihat di internet banyak orang komentar. Tapi kita harus mengerti peraturan liga. Naturalisasi tidak ambil tempat pemain asing. Mereka juga belum tentu jadi pemain inti. Yang main adalah pemain yang respon baik di latihan dan pertandingan," ujarnya.
Lebih lanjut Souza menjelaskan, keberadaan pemain naturalisasi justru dapat meningkatkan kualitas tim dan kompetisi secara keseluruhan.
Persija Jakarta saat ini tengah bersiap menghadapi laga kontra Arema FC pada Minggu (8/2) dalam lanjutan kompetisi Super League.
(jun)

















































