Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Gizi Nasional (BGN) akan merilis sistem baru yang dapat memudahkan semua pihak mengakses informasi terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala BGN Sudaryono mengungkapkan sistem tersebut ditargetkan dapat segera diakses publik paling lambat pekan depan atau dua pekan ke depan.
"Kami sedang menyiapkan satu skema atau sistem ya. Nanti akan kami umumkan. Insya Allah mungkin minggu depan gitu kira-kira, paling lambat 2 minggu lagi atau minggu depan lah kami upayakan sudah bisa diakses," ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (27/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjelang peluncuran sistem tersebut, sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah mulai menampilkan menu harian beserta informasi kandungan gizi makanan MBG yang disajikan pada Selasa (28/7).
Menu MBG itu terlihat dari unggahan ulang (repost) Sudaryono melalui akun Instagram resminya, @sudaru_sudaryono, yang membagikan story dari sejumlah SPPG di berbagai wilayah.
Salah satunya berasal dari SPPG Banjarwati 1 Yayasan Ponpes Sunan Drajat Paciran, Lamongan. Menu MBG yang disajikan terdiri dari bakso sapi, lontong, tahu kukus, kuah bakso, bihun dan sawi rebus, serta semangka.
SPPG tersebut mencantumkan kandungan gizi untuk porsi besar berupa energi 614,6 kkal, protein 23,5 gram, lemak 27,2 gram, karbohidrat 70,4 gram, dan serat 4,3 gram.
Sementara itu, porsi kecil memiliki energi 483,6 kkal, protein 22,1 gram, lemak 22,1 gram, karbohidrat 52,4 gram, dan serat 3,7 gram.
Lalu, ada SPPG Mayang Mangurai 3 di Alam Barajo, Jambi, yang menghadirkan menu berupa rebusan labu siam dan kacang panjang, rendang daging, tempe mendoan, semangka, serta nasi putih.
Untuk porsi besar, kandungan gizinya diklaim mencapai energi 504,17 kkal, protein 14,43 gram, lemak 15,52 gram, karbohidrat 74,19 gram, dan serat 2,35 gram.
Sementara porsi kecil mengandung energi 404,79 kkal, protein 12,09 gram, lemak 14,65 gram, karbohidrat 54,33 gram, dan serat 2,26 gram.
Kemudian, SPPG Kotakaler 1 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menyajikan menu tempe orek, ayam goreng kremes, tumis wortel dan jagung, nasi gurih, serta pisang.
Porsi kecil memiliki kandungan energi 539,8 kkal, protein 17,4 gram, lemak 22,4 gram, karbohidrat 66,5 gram, dan serat 2,39 gram. Adapun porsi besar mengandung energi 801,5 kkal, protein 26,6 gram, lemak 33,7 gram, karbohidrat 97,6 gram, dan serat 3,40 gram.
SPPG Bengkulu Selatan Kota Manna Pasar Baru menyajikan menu berupa ikan nila, tumis kacang panjang dan kol, tempe bacem, salak, serta nasi putih.
Kandungan gizi untuk porsi besar terdiri dari energi 601,5 kkal, karbohidrat 97,1 gram, protein 24,1 gram, lemak 13,8 gram, dan serat 4 gram. Sementara porsi kecil mengandung energi 457,8 kkal, karbohidrat 67,3 gram, protein 19,8 gram, lemak 13,5 gram, dan serat 3,7 gram.
Sementara itu, SPPG Nagrikaler 5 di Purwakarta, Jawa Barat, menghadirkan menu MBG dengan sentuhan kuliner Korea Selatan, yakni gochujang veggie, Korean rose chicken popcorn, edamame, semangka, dan jumeokbap.
Untuk porsi kecil, menu tersebut memiliki kandungan energi 530 kkal, protein 18,6 gram, karbohidrat 46,7 gram, lemak 30,1 gram, dan serat 3,9 gram. Adapun porsi besar mengandung energi 612 kkal, protein 22,4 gram, karbohidrat 58,6 gram, lemak 31,8 gram, dan serat 4,4 gram.
(dhz/sfr)
Add
as a preferred source on Google


















































