Bikin Panik, Roller Coaster Berusia 100 Tahun Mogok di Lintasan

6 hours ago 1

CNN Indonesia

Rabu, 29 Jul 2026 04:45 WIB

People react as they ride on Fuji-Q Highland amusement park world's steepest roller coaster "Takabisha" with a free falling angle of 121 degrees, at a press preview at Fujiyoshida city in Yamanashi prefecture on July 8, 2011. The  Takabisha stands 43 Ilustrasi. Roller coaster di taman hiburan. (AFP/YOSHIKAZU TSUNO)

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah roller coaster kayu berusia lebih dari 100 tahun di Inggris mendadak berhenti di tengah perjalanan, memicu kepanikan para penumpang yang sedang menikmati wahana tersebut. Beruntung, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat dan tidak ada korban luka dalam insiden itu.

Peristiwa tersebut terjadi di wahana Big Dipper yang berada di taman hiburan Blackpool Pleasure Beach, Blackpool, kota resor tepi laut di wilayah barat laut Inggris, pada Kamis (23/7).

Insiden ini menjadi sorotan setelah sejumlah video yang diunggah di media sosial memperlihatkan kereta roller coaster berhenti dalam posisi miring di lintasan. Salah satu video bahkan memperlihatkan bagian lintasan kayu yang diduga mengalami kerusakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seumur hidup saya tidak akan naik roller coaster lagi," tulis salah seorang pengguna TikTok yang mengunggah video tersebut, mengutip People.

Salah satu penumpang, Reanna Harrison-Berry (20), mengaku mengalami momen yang sangat menegangkan saat menaiki wahana bersama kekasihnya, Aidan Coltherd. Ia mengatakan kereta sempat mengeluarkan suara benturan keras ketika sedang menanjak menuju puncak lintasan.

"Saat kami sudah sekitar tiga perempat perjalanan menuju bukit utama, kereta tiba-tiba bergerak mundur dengan sangat cepat," ujarnya.

Beberapa saat kemudian, Harrison-Berry menyadari gerbong tempatnya berada miring ke sisi kiri, sementara gerbong belakang tampak bergeser ke arah kanan.

"Saya benar-benar ketakutan, jujur saja," katanya.

Ia bahkan menduga kereta telah keluar dari lintasan atau mengalami derail. Namun, dugaan tersebut belum dikonfirmasi oleh pihak pengelola taman hiburan.

Pihak Blackpool Pleasure Beach memastikan wahana berhenti sekitar pukul 14.00 waktu setempat di titik yang relatif rendah pada lintasan sehingga proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman. Seluruh penumpang kemudian diturunkan secara manual oleh operator yang telah mendapatkan pelatihan khusus.

"Setelah wahana berhenti, seluruh tamu dipandu turun dengan aman oleh operator terlatih. Semua penumpang juga diperiksa oleh petugas yang memiliki pelatihan pertolongan pertama, dan tidak ada laporan cedera," kata juru bicara Blackpool Pleasure Beach.

Sebagai bentuk kompensasi, sejumlah penumpang yang berada di dalam wahana saat kejadian dilaporkan menerima makanan gratis dari pihak taman hiburan. Pengelola juga telah membuka penyelidikan internal untuk mencari tahu penyebab pasti insiden tersebut.

Sementara itu, Kepolisian Lancashire menyatakan mereka tidak menerima panggilan terkait kejadian tersebut sehingga tidak terlibat dalam penanganan insiden.

Roller coaster legendaris sejak 1923

Big Dipper merupakan salah satu ikon Blackpool Pleasure Beach sekaligus salah satu roller coaster kayu paling bersejarah di Inggris.

Wahana ini pertama kali dibuka pada 1923 dan hingga kini masih mempertahankan konstruksi kayunya. Big Dipper memiliki lima turunan utama yang dipadukan dengan tikungan tajam dan lintasan miring yang menjadi ciri khas roller coaster klasik.

Dengan usia lebih dari satu abad, Big Dipper juga dikenal sebagai roller coaster tertua kedua di Inggris yang masih beroperasi.

(tis/tis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |