Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang selama satu pekan usai musisi legendaris Dolly Parton tutup usia pada Selasa (25/8).
Melalui pernyataan di Truth Social, Trump mengatakan pengibaran bendera setengah tiang tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatannya terhadap mendiang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai penghormatan kepadanya, saya akan menurunkan bendera Amerika di seluruh Amerika Serikat selama satu minggu mulai malam ini pukul 6:00 sore," tulis Trump, seperti dikutip Fox News.
"Istirahatlah dengan tenang, Dolly! Dunia mencintaimu," lanjutnya.
Dolly Parton meninggal di usia 80 tahun pada Selasa di Nashville, Tennessee, Amerika Serikat.
Musisi legendaris ini dikenal dengan julukan Queen of Country.
Selama tujuh tahun, Parton berkarier di bidang musik, penulisan lagu, akting, dan filantropi.
Dalam beberapa tahun terakhir, Parton mengalami masalah kesehatan. Pada Oktober tahun lalu, ia memberi keterangan soal kondisi kesehatannya setelah muncul kekhawatiran publik.
Dalam kariernya, Parton menulis ratusan lagu, termasuk hit-hit seperti 'Jolene', 'I Will Always Love You', dan 'Coat of Many Colors'.
Lagu-lagunya kerap menembus daftar tangga musik bergengsi. Selain itu, Parton juga memiliki penghargaan-penghargaan top seperti Grammy Hall of Fame.
(blq/bac)

















































