Eng Hian: Pemain Senior di Sektor Utama Juga Bisa Degradasi

3 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Kabid Binpres PP PBSI Eng Hian menyatakan bahwa sistem degradasi tiap saat bukan hanya menyasar pemain-pemain muda namun juga pemain senior yang sudah masuk kategori utama.

PP PBSI saat ini meniadakan skema degradasi akhir tahun. Sebagai gantinya, PP PBSI tidak punya waktu tetap untuk memberikan keputusan degradasi pada atlet.

Eng Hian juga menegaskan bahwa ancaman degradasi ini bisa menerpa atlet dari kategori manapun, termasuk pemain senior di kategori utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu hasil dari evaluasi KPI. Jadi bukan hanya dari atlet untuk yang junior dan pratama saja. Kami menyeluruh," ucap Eng Hian.

Eng Hian lalu menyampaikan bahwa tiap atlet di bawah naungan Pelatnas Cipayung punya penilaian masing-masig. Hal itu berupa target, pencapaian di tiap turnamen dan durasi atlet tersebut bernaung

"Karena kan kami mempunyai target. Punya target KPI itu minimalnya berapa yang harus dicapai. Kalau kami punya batas minimum, kalau sampai jauh dari itu ya tentunya ya... [didegradasi]."

"Kami lihatnya kan kita mempunyai beberapa poin. Berapa lama nih atlet di Pelatnas? Perjalanannya seperti apa? Sekiranya memang sudah di batas ambang minimum, ya jauh di bawah itu ya mungkin kami bisa... [melakukan degradasi]," tutur Eng Hian.

Sebelumnya, PBSI menetapkan kebijakan degradasi di tiap akhir tahun. Hal itu seiring dengan proses promosi yang dilakukan melalui berbagai cara mulai dari Seleknas, Kejurnas hingga pemantauan langsung.

Untuk tahun ini, Seleknas bakal digelar pada Februari. Juara Seleknas di tiap nomor otomatis akan masuk ke Pelatnas Cipayung.

[Gambas:Video CNN]

(ptr/sry)

Read Entire Article
| | | |