Film Resident Evil Zach Cregger Akan Lanjut Sekuel?

3 hours ago 3

CNN Indonesia

Selasa, 22 Sep 2026 21:00 WIB

Film Resident Evil (2026) Sutradara Zach Cregger buka suara soal peluang melanjutkan film Resident Evil ke sekuel. (Columbia Pictures/Sony Pictures)

Jakarta, CNN Indonesia --

Kesuksesan film reboot Resident Evil di tangga box office membuka peluang lebar bagi sang sutradara Zach Cregger melanjutkan kisahnya ke sekuel. Padahal, Cregger awalnya berencana menjadikan Resident Evil sebagai film tunggal.

Cregger mengungkapkan awal penggarapan merasa cukup dengan satu film untuk mengeksplorasi kegentingan di Raccoon City.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, dorongan kreatif dan besarnya antusiasme publik membuatnya tak menutup rapat pintu untuk kembali menggarap kelanjutan waralaba survival horror tersebut.

"Tapi saya tidak bisa menahan diri. Selalu ada ide yang bermunculan, dan saya sudah punya beberapa pemikiran tentang apa yang bisa terjadi... ke depannya," ujar Cregger saat diwawancarai ComicBook.com beberapa waktu lalu.

"Jadi siapa yang tahu, apa pun bisa terjadi," ia menegaskan.

Sinyal hijau dari Cregger ini terbilang menarik lantaran sang sutradara sejauh ini belum pernah mengarahkan langsung sekuel dari karya-karya terdahulunya. Ia sebelumnya menggarap Barbarian hingga Weapons.

[Gambas:Video CNN]

Dalam proyek Weapons misalnya, ia hanya terlibat mengembangkan naskah prakisah (prequel) tanpa kembali menduduki kursi sutradara.

Di sisi lain, keputusan Cregger merancang Resident Evil versi 2026 sebagai cerita mandiri yang berfokus pada perjuangan karakter penyintas biasa bernama Bryan (Austin Abrams) memang memberi konklusi yang utuh di akhir cerita.

Pendekatan ini sengaja diambil agar penceritaan tak terbebani deretan karakter legendaris gim yang berpotensi membatasi ruang geraknya.

Namun, langkah Cregger yang mulai memikirkan gagasan sekuel sejalan dengan rekam jejak Sony Pictures yang hampir selalu menyisakan celah kelanjutan cerita di setiap film Resident Evil.

Terlebih lagi, Resident Evil mencetak beberapa rekor baik secara box office dan juga sambutan penonton.

Film tersebut mencetak pekan debut terbaik dari waralaba Resident Evil yang di layar lebar dalam beberapa dekade terakhir dengan mengumpulkan US$60 juta.

Variety pada Minggu (20/9) memberitakan angka US$60 juta ini otomatis menumbangkan rekor Resident Evil: Afterlife (2010) yang sebelumnya memegang debut tertinggi waralaba lewat raihan US$26 juta.

Keberhasilan ini kian mengukuhkan posisi Cregger di genre horor modern setelah sukses lewat Barbarian (2022) dan Weapons tahun lalu.

Tak hanya secara box office, Resident Evil juga disambut hangat penonton yang tercermin dari skor 96 persen di Rotten Tomatoes, serta nilai B+ di CinemaScore.

Analis tren pasar Rentrak, Paul Dergarabedian, menilai keputusan Sony menyerahkan waralaba raksasa ini ke tangan Cregger terbukti ampuh menyuntikkan kesegaran baru bagi penonton muda.

Senada, pengamat industri dari FranchiseRe, David A. Gross, menyebut hasil ini sebagai momen kebangkitan besar bagi seri Resident Evil yang sempat terpuruk lewat Welcome to Raccoon City pada 2021.

Merespons capaian komersial yang melampaui ekspektasi serta ulasan positif kritikus, pihak studio diyakini tak akan membiarkan momentum emas ini berlalu begitu saja tanpa penggarapan babak baru.

Resident Evil tayang 16 September di bioskop Indonesia.

(chri)

Read Entire Article
| | | |