Jakarta, CNN Indonesia --
Alex Lanier mencetak sejarah jadi juara tunggal putra pertama dari Prancis usai mengalahkan Kodai Naraoka pada final Kejuaraan Dunia BWF 2026 di Indira Gandhi Indoor Stadium, India Minggu (23/8) petang WIB.
Lanier tampil solid di partai puncak. Ia mengalahkan Naraoka lewat dua gim dengan skor 21-11, 21-11.
Naraoka unggul tipis 4-3 atas Lanier pada awal gim pertama. Setelah itu tiga poin berikutnya diamankan Lanier untuk berbalik unggul 6-3.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Naraoka bangkit dengan cepat. Giliran dirinya yang merebut empat poin beruntun dan berbalik unggul 9-7.
Lanier berinisiatif untuk menekan agar bisa mengejar ketertinggalan. Pendekatan itu berbuah manis karena Lanier bisa unggul 12-9.
Dominasi terus ditunjukkan oleh Lanier. Ia merebut tujuh poin beruntun sehingga bisa unggul jauh 19-10.
Naraoka hanya bisa menambah satu poin. Gim pertama diamankan Lanier dengan skor mencolok 21-11.
Lanier mengawali gim kedua dengan keunggulan 3-1 setelah smes kerasnya tak mampu dikembalikan Naraoka.
Pertarungan berjalan alot seperti yang terjadi dari awal hingga pertengahan gim pertama. Lanier sempat unggul 8-3 tetapi Naraoka merebut empat poin beruntun untuk membuat skor menjadi 7-8.
Skor berjalan ketat hingga kedudukan 9-8 untuk keunggulan Lanier. Wakil Prancis itu kemudian dengan keunggulan 13-8.
Lanier terus memimpin dalam perolehan poin. Memasuki pertengahan gim kedua, Lanier unggul enam poin dalam kedudukan 17-11 atas Naraoka.
Lanier berhasil menuntaskan perlawanan Naraoka dengan skor 21-11 untuk meraih gelar tunggal putra di Kejuaraan Dunia BWF 2026.
(jal)


















































