Jakarta, CNN Indonesia --
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat terbatas pada perdagangan Kamis (3/9).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan target kenaikan sekaligus menguji area gap yang terbentuk sebelumnya.
"Kami memperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji 6.635-6.666 sekaligus menguji area gap yang terbentuk beberapa waktu lalu.," ujar Herditya dalam riset hariannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.476, 6.373 dan resistance 6.635, 6.705 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ARCI, BBRI, BRMS, dan BRPT.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan potensi koreksi yang menguji support 6.496.
"Penutupan yang hampir menyentuh 6.666 membuat peluang IHSG untuk menguji area gap 6.635-6.705 semakin terbuka. Tren positif masih kuat selama IHSG tidak turun di bawah 6.496," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.496, 6.329 dan 6.230, dan 6.230 dan resistance 6.666, 6.835, dan 6.916 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADMR, AMRT, ANTM, dan BBNI.
IHSG ditutup di level 6.595 pada perdagangan Rabu (2/9) sore. Indeks saham melemah 4,16 poin atau minus 0,06 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp16,82 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 64,37 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 282 saham menguat, 321 terkoreksi, dan 186 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
(pta/pta)


















































