Konsumen BYD Seal Terbakar di Tol Cikampek Dapat Unit Pengganti

1 hour ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Konsumen pengguna BYD Seal yang mobilnya terbakar di Tol Jakarta-Cikampek pada akhir Juli 2026 telah memperoleh penggantian unit kendaraan pengganti. Proses ini melibatkan langsung Kementerian Perdagangan, namun penyebab kebakaran masih nihil penjelasan.

Penyerahan mobil sudah dilakukan pada 8 Agustus 2026 setelah tercapai kesepakatan penyelesaian antara konsumen dan BYD Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus ini bermula pada 31 Juli 2026 ketika konsumen melihat kondisi tidak wajar pada kendaraan saat melintas di jalan tol. Konsumen lalu kemudian menghubungi layanan call center BYD dan mendapat panduan keselamatan sebelum keluar dari kendaraan.

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) Kemendag kemudian melakukan klarifikasi dengan PT BYD Motor Indonesia pada 13 Agustus 2026. Klarifikasi mencakup penanganan konsumen serta perkembangan pemeriksaan teknis terhadap kendaraan yang mengalami insiden.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Pemberdayaan Konsumen Immanuel Kemendag Tarigan Sibero mengatakan konsumen telah memperoleh kendaraan pengganti, sementara pemeriksaan terhadap mobil yang terbakar masih berjalan dan belum ditemukan akar masalahnya.

"Respons cepat terhadap konsumen merupakan hal yang penting. Konsumen telah mendapatkan kendaraan pengganti, sementara proses pemeriksaan teknis tetap dilanjutkan agar penyebab kejadian dapat diketahui secara menyeluruh dan menjadi dasar evaluasi serta perbaikan ke depan," ujar Immanuel dikutip Jumat (21/8).

Hingga proses klarifikasi dengan Kemendag dilakukan, Immanuel menyebutkan BYD belum menyampaikan kesimpulan final mengenai penyebab insiden. Pemeriksaan teknis masih berlangsung.

BYD juga disebut telah memberikan penjelasan kepada Kemendag mengenai sistem dan fitur keselamatan kendaraan. Namun, penjelasan tersebut belum menjadi kesimpulan mengenai penyebab kebakaran karena pemeriksaan teknis masih berjalan.

Ia pun mengingatkan pelaku usaha agar memberikan informasi benar, jelas, dan jujur kepada konsumen serta menangani pengaduan secara profesional.

Sementara itu pihak BYD Indonesia belum memberikan respons terkait perkembangan kasus kebakaran yang dialami konsumennya tersebut.

(ryh/fea)

placeholder

Read Entire Article
| | | |