Mitos atau Fakta: Ban Kurang Udara Bikin BBM Lebih Boros Saat Mudik

1 week ago 4

CNN Indonesia

Kamis, 27 Mar 2025 11:22 WIB

Pengecekan ban harus dilakukan sebelum Anda mudik menggunakan mobil pribadi. Tabel rekomendasi tekanan ban biasanya dapat dengan mudah Anda lihat pada pilar a mobil sebelah kanan. (CNN Indonesia/Chandra Erlangga)

Jakarta, CNN Indonesia --

Pengecekan ban harus dilakukan sebelum Anda mudik menggunakan mobil pribadi. Ini penting dilakukan mengingat ban merupakan komponen krusial pada kendaraan bermotor, dan jika kondisinya baik tentu tak hanya memberi rasa aman di perjalanan tetapi juga membuat bahan bakar lebih irit.

Cara pengecekannya pun tak sulit. Kita hanya tinggal mengisi angin agar sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Tabel rekomendasi tekanan ban biasanya dapat dengan mudah Anda lihat pada pilar a mobil sebelah kanan.

Menurut Bridgestone, ban kurang angin tentu memiliki hambatan gulir yang besar sehingga dapat membuat kinerja mesin menjadi lebih berat dan efeknya mengurangi efisiensi bahan bakar. Hal ini juga berlaku buat mobil listrik sehingga baterai jadi lebih cepat habis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu ban kurang angin juga dapat mengurangi kontrol kendaraan, sementara bila tekanan ban terlalu tinggi bisa memperpanjang jarak pengereman dan berisiko terhadap keselamatan.

Di samping itu pengemudi juga perlu memperhatikan gaya berkendara untuk menjaga efisiensi bahan bakar.

Sebagai contoh, pengemudi harus menjaga laju kendaraan tetap konstan, ini diklaim dapat lebih efisien dibandingkan dengan akselerasi atau deselerasi mendadak yang hanya membuang bahan bakar secara percuma.

"Penting bagi para pemudik untuk memahami bahwa cara berkendara yang efisien dapat berdampak langsung pada penghematan bahan bakar. Dengan menerapkan teknik Ecodriving, tidak hanya perjalanan menjadi lebih hemat, tetapi juga lebih ramah lingkungan," ujar Fisa Rizqiano, Deputy Head of OE Sales Bridgestone Indonesia.

Kemudian, ia menyarankan pengemudi menggunakan bahan bakar dengan oktan sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Pemilihan bahan bakar yang tepat akan membuat mesin bekerja optimal dan lebih irit.

Pengemudi juga disarankan untuk membawa muatan agar tak melebihi kapasitas. Muatan berlebih dapat membebani mesin, yang akhirnya meningkatkan konsumsi bahan bakar.

"Disarankan juga untuk memantau rekayasa lalu lintas seperti contra flow, one way, atau aturan ganjil-genap ini dapat membantu menghindari kemacetan. Ingat juga, jika kendaraan berhenti cukup lama, matikan mesin atau memindahkan gigi ke posisi netral dapat menghemat bahan bakar," tutup Fisa.

[Gambas:Video CNN]

(ryh/mik)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |