Pembunuhan Jurnalis Kalsel, Prajurit TNI AL Sempat Cuci Motor Korban

12 hours ago 1

CNN Indonesia

Sabtu, 05 Apr 2025 16:17 WIB

Fakta baru terungkap dalam kasus pembunuhan jurnalis Juwita oleh prajurit TNI AL. Rekonstruksi menunjukkan upaya menghilangkan jejak dan barang bukti. Fakta baru terungkap dalam kasus kasus pembunuhan jurnalis perempuan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan bernama Juwita oleh prajurit TNI AL, Kelasi Satu Jumran. Ilustrasi (CNN Indonesia/Febri Ardani)

Jakarta, CNN Indonesia --

Fakta baru terungkap dalam kasus kasus pembunuhan jurnalis perempuan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan bernama Juwita oleh prajurit TNI AL, Kelasi Satu Jumran.

Hal itu diketahui dalam proses rekonstruksi yang digelar oleh Detasemen Polisi Militer Pangkalan TNI AL (Denpomal) di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru, Kalimantan Selatan Sabtu (5/4). Total ada 33 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam rekonstruksi terungkap Jumran sempat mencuci motor korban untuk menghilangkan jejak sidik jari pada kendaraan tersebut.

Momen itu bermula saat Jumran telah menghabisi nyawa korban di dalam mobil. Saat itu, sepeda motor korban diketahui berada di pusat perbelanjaan.

Setelah melakukan aksinya, Jumran lalu memberhentikan orang yang melintas untuk mengambil motor korban yang ada di pusat perbelanjaan.

Dari pusat perbelanjaan, Jumran kembali lagi ke TKP menggunakan sepeda motor korban. Kemudian, ia membuat sepeda motor korban seakan-akan rusak akibat terjatuh.

Setelahnya, Jumran menghancurkan ponsel milik Juwita. Dalam ponsel itu terdapat video bukti pemerkosaan yang dilakukan tersangka beberapa waktu sebelumnya. Tersangka sengaja menghancurkannya untuk menghilangkan barang bukti.

Tak berselang lama, tersangka Jumran mengeluarkan Juwita dari dalam mobil dan menempatkannya di pinggir jalan bersama sepeda motor yang sudah dicuci untuk menghilangkan sidik jarinya.

Selanjutnya, tersangka Jumran lantas melanjutkan perjalanannya kembali menggunakan mobil yang ia sewa.

Korban pembunuhan seorang wanita bernama Juwita (23) bekerja sebagai jurnalis media daring lokal di Banjarbaru dan tercatat sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel dan telah mengantongi uji kompetensi wartawan (UKW) dengan kualifikasi wartawan muda.

Peristiwa dugaan pembunuhan terjadi pada 22 Maret 2025. Jurnalis muda itu ditemukan meninggal dunia di Gunung Kupang, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, pada Sabtu (22/3) sekitar pukul 15.00 WITA.

Baca berita selengkapnya di sini.

(fra/dis/fra)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |