Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan pesan usai membagikan momen pertemuannya dengan kiper timnas Cape Verde, Vozinha, yang menjadi salah satu pemain yang bersinar di Piala Dunia 2026.
Sosok penjaga gawang berusia 40 tahun itu sukses mencuri perhatian dunia berkat penampilan gemilangnya sepanjang turnamen.
Melalui unggahannya, Erick mengaku kagum dengan perjalanan hidup Vozinha yang penuh perjuangan sebelum akhirnya dikenal sebagai salah satu kiper terbaik di Piala Dunia 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelum Piala Dunia 2026 tidak ada yang mengenal @vozinha1," tulis Erick Thohir.
Menurut Erick, penampilan luar biasa Vozinha membuat namanya mendadak menjadi sorotan dunia. Kiper Cape Verde itu tampil gemilang dalam sejumlah pertandingan penting, termasuk saat mampu membuat lini serang Spanyol frustrasi karena gagal mencetak gol.
Argentina yang akhirnya menghadapi Cape Verde juga harus bekerja keras untuk bisa menaklukkan pertahanan yang dikawal Vozinha.
"Setelah tampil luar biasa di Piala Dunia, termasuk saat membuat Spanyol tak bisa mencetak gol dan membuat Argentina harus bekerja keras, seluruh dunia mengenal Vozinha," kata Erick.
Perjalanan hidup Vozinha memang jauh dari kata mudah. Sebelum menjadi pesepak bola profesional yang dikenal dunia, ia pernah bekerja sebagai sopir bus dan teknisi listrik untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Namun, semangat pantang menyerah membuatnya terus mengejar mimpi hingga akhirnya membawa Cape Verde tampil mengejutkan di Piala Dunia 2026.
"Kiper Cape Verde yang dulu sempat menjadi sopir bus dan teknisi listrik," ujar Erick.
Bagi Erick Thohir, kisah hidup Vozinha memberikan pelajaran berharga yang bisa menjadi inspirasi, khususnya bagi para pesepak bola muda Indonesia.
"Dari Vozinha kita belajar kerja keras dan doa orang tua selalu jadi jalan utama untuk bisa sukses," ujar Erick menambahkan.
(rhr/rhr/jal)
Add
as a preferred source on Google
















































