CNN Indonesia
Sabtu, 03 Jan 2026 20:55 WIB
Puncak arus balik ke Jabotabek diprediksi terjadi pada Minggu (4/1) seiring berakhirnya masa libur Tahun Baru 2026. (Arsip PT. JCC)
Jakarta, CNN Indonesia --
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A Purwantono memprediksi puncak arus balik ke Jabotabek terjadi pada Minggu (4/1) seiring berakhirnya masa libur Tahun Baru 2026.
"Jasa Marga memprediksi puncak arus kembali ke wilayah Jabotabek akan terjadi pada akhir pekan ini, yakni Minggu (4/1)," kata Rivan dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/1).
Jasa Marga telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, mulai dari optimalisasi layanan operasional, pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan, kesiapan petugas dan sarana pendukung di lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jasa Marga juga melakukan koordinasi intensif dengan kepolisian dan mendukung rencana rekayasa lalu lintas yang diperlukan sesuai diskresi kepolisian," katanya.
Rivan mengimbau pengguna jalan tol untuk mengatur jadwal perjalanan secara cermat dan memanfaatkan waktu di luar jam-jam padat guna mengurangi potensi kepadatan lalu lintas.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan sebanyak 324.208 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek sejak Kamis (1/1) pukul 06.00 WIB sampai Sabtu (3/1) pukul 06.00 WIB.
Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung).
Total volume lalin ini naik 16,24 persen jika dibandingkan lalin normal sebanyak 278.918 kendaraan.
Untuk distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari tiga arah yaitu mayoritas sebanyak 147.817 kendaraan (45,59 persen) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 90.590 kendaraan (27,94 persen) dari arah Barat dan 85.801 kendaraan (26,46 persen) dari arah Selatan atau puncak.
"Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan periode libur Nataru 2025/2026 dengan baik, serta merencanakan perjalanan dan manfaatkan informasi lalu lintas terkini secara real time melalui aplikasi Travoy," kata Rivan.
(yoa/isn)














































