Tarif Trump Berdampak ke Pekerja, KSPI Serukan Bentuk Satgas PHK

12 hours ago 2

CNN Indonesia

Sabtu, 05 Apr 2025 15:50 WIB

KSPI serukan pembentukan Satgas PHK untuk antisipasi dampak tarif baru impor AS. Lebih dari 50 ribu pekerja berpotensi terkena PHK. Presiden KSPI Said Iqbal memprediksi lebih dari 50 ribu pekerja di Indonesia berpotensi terkena PHK buntut produk ekspor Indonesia ke AS dikenakan tarif imbal balik dengan angka senilai 32 persen. (CNN Indonesia/Taufiq Hidayatullah)

Jakarta, CNN Indonesia --

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyerukan pembentukan satuan tugas (Satgas) PHK seiring kebijakan tarif baru impor ke Amerika Serikat yang ditetapkan Presiden Donald Trump.

Presiden KSPI Said Iqbal memprediksi lebih dari 50 ribu pekerja di Indonesia berpotensi terkena PHK buntut produk ekspor Indonesia ke AS dikenakan tarif imbal balik dengan angka senilai 32 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi Satgas PHK ini antisipasi terhadap bisa enggak, tidak terjadi PHK, kemudian kalau terjadi PHK, hak-hak buruh harus dibayar atau Satgas PHK ini merekomendasi kepada pemerintah untuk renegosiasi kepada pemerintah Amerika Serikat," kata Said dalam konferensi pers, Sabtu (5/4).

Ia mengatakan gagasan pembentukan Satgas PHK telah disampaikannya ke Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat silatuhrami dalam momen Idulfitri beberapa waktu lalu.

Said menyebut Satgas harus berisi Menaker, Serikat Buruh dan DPR, tanpa perwakilan pengusaha. Ia mengklaim Dasco merespons positif gagasan itu.

"Mudah-mudahan Satgas PHK ini mengantisipasi gelombang badai PHK, gelombang kedua setidak-tidaknya tidak menimbulkan gejolak, kalau PHK dimana-mana, kami turun ke jalan, pasti, oleh karena itu Satgas mengantisipasi itu," kata Said.

Selain Satgas, KSPI juga merekomendasikan agar pemerintah melakukan negosiasi dengan Pemerintah AS.

"Kedua kami sarankan dan kami sampaikan juga kepada beliau yaitu melakukan renegosiasi antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Amerika, terhadap neraca perdagangan," katanya.

Dalam kesempatan itu, Said turut mengkritik pernyataan Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) yang mengungkap tiga cara Presiden RI Prabowo Subianto dalam menghadapi kebijakan tarif baru impor oleh Presiden AS Donald Trump.

Kebijakan itu antara lain memperluas mitra dagang RI hingga hilirisasi.

Menurut Said, cara-cara yang disampaikan PCO adalah solusi jangka panjang. Sementara tarif Trump akan berdampak saat ini.

"Semua jangka panjang, enggak bisa mengantisipasi PHK, kami orang lapangan bukan orang yang hanya omong-omong saja," ujar dia.

(fra/yoa/fra)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |