Tips Beli iPhone Bekas yang Aman dan Bebas Masalah

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Membeli iPhone bekas menjadi pilihan bagi banyak orang sebagai alternatif yang lebih terjangkau di tengah kenaikan harga perangkat tersebut akibat kelangkaan chip memori.

iPhone bekas menjadi pilihan rasional karena dengan harga lebih ramah di kantong pengguna tetap dapat merasakan performa chipset yang tetap kencang, kualitas kamera superior untuk media sosial, dan dukungan pembaruan iOS yang panjang.

Harga iPhone bekas bervariasi tergantung seri, kapasitas penyimpanan, serta kondisi perangkat seperti kesehatan baterai dan kelengkapan unit.Bahkan, di sejumlah marketplace, harga iPhone bekas ada yang sudah berada di bawah Rp10 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, pembeli perlu memeriksa beberapa hal sebelum menyelesaikan transaksi untuk memastikan iPhone dalam kondisi yang baik dan cukup worth it.

Melansir situs resmi Apple, berikut adalah tips-tips membeli iPhone bekas:

  • Beli dari penjual terpercaya
  • Pastikan perangkat dapat dikembalikan jika diterima dalam kondisi yang tidak sesuai. Pahami kebijakan pengembaliannya, cek jangka waktu pengembalian, alasan yang diterima untuk pengembalian, dan cara mengembalikannya.
  • Cari tahu apakah penjual melakukan pengecekan pada perangkat bekas yang mereka jual dan apa saja prosesnya. Pembeli dapat mempelajari proses pengecekan tersebut dan apa saja yang mereka periksa.
  • Cari tahu mengenai apakah ada kerusakan fisik pada iPhone,kesehatan baterai, serta riwayat komponen dan servis iPhone tersebut.
  • Jika Kunci Aktivasi diaktifkan pada iPhone tersebut, jangan membelinya.Bisa jadi itu barang curian. Pastikan bahwa iPhone yang anda beli tidak tertaut dengan pengguna sebelumnya.
  • Pembeli harus segera memeriksa iPhone setelah menerimanya. Jika kondisinya tidak sesuai dengan yang pembeli harapkan, kembalikan kepada penjual.

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui langkah-langkah pemeriksaan setelah menerima iPhone bekas yang dipesan secara online. Langkah-langkah pemeriksaan ini juga bisa diterapkan ketika membeli iPhone bekas secara langsung.

Periksa apakah ada kerusakan fisik

Lepaskan casing dan semua aksesori dari iPhone, periksa apakah ada goresan pada layar, lecet dan penyok pada bagian samping dan belakang, serta apakah ada kerusakan atau kotoran pada konektor Lightning.

Nyalakan iPhone

Jika anda melihat layar terkunci, minta penjual untuk menghapus Face ID, Touch ID, atau kode sandi pada iPhone tersebut.Jika melihat layar Halo, artinya iPhone itu sudah direset. Anda harus mengaktifkannya terlebih dahulu agar bisa memeriksanya.Jika Anda melihat layar iPhone Dikunci Ke Pemilik, minta penjual memasukkan kata sandi untuk mematikan Kunci Aktivasi.

Cari tahu komponen yang pernah diganti

Buka pengaturan, ketuk Umum, lalu pilih Mengenai. Periksa versi iOS, jika versinya 15.2 atau lebih baru, Anda mungkin melihat bagian Riwayat Komponen dan Servis setelah nomor seri.

Jika ada komponen dengan label Tidak Dikenal, komponen tersebut kemungkinan diganti dengan yang tidak asli, pernah digunakan atau dipasang di iPhone lain, atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya.Menggunakan komponen baterai yang tidak asli berisiko menyebabkan masalah keselamatan, sedangkan komponen lain seperti kamera atau layar yang tidak asli dapat mengurangi kualitas saat digunakan.

Periksa kesehatan baterai

iOS 11.3 dan versi yang lebih baru menunjukkan kesehatan baterai dan rekomendasi apakah perlu mengganti baterai. Anda dapat melihat kapasitas maksimum baterai dan apakah ada pesan penting terkait baterai, termasuk apakah kesehatan baterai menurun. Jika informasi kesehatan baterai tidak tersedia, komponen tersebut kemungkinan tidak asli.

Cari tahu apakah iPhone dikunci ke operator tertentu

Buka Pengaturan, ketuk Umum, lalu ketuk Mengenai. Jika pembeli melihat "Tidak ada pembatasan SIM" di sebelah Kunci Operator, artinya iPhone tidak dikunci. Namun, jika tertera nama operator, artinya iPhone hanya dapat digunakan dengan operator tersebut. Anda perlu mengaturnyaterlabihdahulu untuk bisa digunakan dengan operator lainnya.

Hubungkan ke Wi-Fi

Coba hubungkan iPhone ke jaringan Wi-Fi, pastikan fungsi tersebut dapat berfungsi normal. Jika kemudian pembeli memutuskan untuk tidak jadi membeli dan mengembalikannya, jangan lupa untuk menghapus jaringan agar password Wi-Fi tidak tersebar.

Periksa tombol

Tekan tombol volume naik dan turun, periksa juga tombol Dering/Hening, pastikan semua tombol berfungsi dan memunculkan konfirmasi di layar. Pastikan semua tombol dalam kondisi normal, termasuk tombol power di samping.

Periksa kamera

Coba ambil beberapa gambar dan video, coba di lokasi terang dan gelap, ketuk objek pada layarnya untuk menyesuaikan fokus, cek semua fitur kamera termasuk kamera Telefoto dan Ultra Lebar jika ada. Lihat gambarnya dan pastikan hasilnya tajam dan fokus.

[Gambas:Video CNN]

Periksa speaker

Pastikan tombol Dering/Hening ke depan dan warna oranye tidak terlihat. Buka pengaturan, lalu ketuk Bunyi, seret penggeser Volume Nada Dering dan Peringatan bolak-balik beberapa kali. Jika tidak terdengar bunyi apapun, mungkin ada masalah pada speaker.

Periksa mikrofon

Buka aplikasi Memo Suara, ketuk tombol Rekam, ucapkan beberapa kata, lalu hentikan perekaman. Saat memutar ulang memo, suara Anda seharusnya terdengar dengan jelas. Jika tidak, mungkin ada masalah pada mikrofon.

Periksa layar

Jika tidak menemukan masalah selama pemeriksaan sebelumnya, buka aplikasi Pengaturan, pilih Tampilan dan Kecerahan. Coba atur kecerahan ponsel beberapa kali untuk melihat apakah ada masalah.

(fta/dmi)

Read Entire Article
| | | |