CNN Indonesia
Senin, 24 Agu 2026 20:00 WIB
Ilustrasi. Ada sejumlah penyebab kaki dingin. Salah satunya yang perlu diwaspadai, yakni konsumsi kafein berlebihan. (iStockphoto/BlackSalmon)
Jakarta, CNN Indonesia --
Banyak orang sering berpikir ada gangguan sirkulasi darah ketika mengalami kaki dingin, alias kondisi aliran darah hangat sulit mencapai kaki dan telapak kaki. Padahal, ada banyak penyebab kaki dingin lainnya yang perlu diwaspadai.
Kaki dingin bisa saja terjadi karena kebiasaan sehari-hari yang wajar, seperti terlalu lama duduk, kurang bergerak, hingga gaya hidup sedentari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ada kebiasaan dan faktor lainnya yang sering diperhatikan, termasuk konsumsi kafein hingga defisiensi vitamin tertentu. Ini dia beberapa penyebab kaki dingin yang harus diwaspadai.
1. Kebanyakan minum kopi
Ilustrasi. Kebanyakan minum kopi dan minuman berkafein lainnya jadi salah satu penyebab kaki dingin. (epicantus/Pixabay)
Kebiasaan minum kopi dan minuman berkafein lainnya secara berlebihan bisa menjadi salah satu penyebab kaki dingin.
"Studi menunjukkan bahwa kafein dapat sementara mempersempit aliran darah ke ekstremitas Anda," kata Zachary Cartun, dokter sekaligus salah satu pendiri Stride Soles, seperti dilansir Woman's World.
Akibatnya, kaki terasa lebih dingin dari biasanya. Bahkan, mencoba menghangatkan tubuh dengan kopi panas justru tidak selalu membantu karena efek kafein bisa membuat kaki sulit cepat hangat kembali.
Pada sebagian perempuan, penurunan estrogen seiring usia dapat memengaruhi pusat pengatur suhu tubuh.
Saat mekanisme ini terganggu, tubuh bisa bereaksi tidak stabil, misalnya muncul hot flashes atau kaki yang terasa dingin. Ini sering terjadi menjelang atau saat menopause.
3. Kekurangan vitamin B12 atau zat besi
Kekurangan vitamin B12 ataupun zat besi juga termasuk penyebab kaki dingin yang penting diperhatikan. Kedua nutrisi ini berperan membawa oksigen ke jaringan tubuh.
Jika kadarnya rendah, suplai oksigen ke kaki ikut terganggu. Selain kaki dingin, kondisi ini bisa menyebabkan lemas, pucat, dan cepat letih.
4. Cuaca dingin
Kaki terasa dingin saat cuaca sedang dingin, tentu normal terjadi. Mengutip WebMD, suhu lingkungan yang rendah dapat membuat pembuluh darah di tangan dan kaki menyempit. Ini merupakan respons alami tubuh untuk menjaga organ vital tetap hangat.
5. Stres
Ilustrasi. Stres juga jadi salah satu penyebab kaki dingin. (iStock/PeopleImages)
Saat stres, tubuh masuk ke mode 'fight or flight' dan melepaskan adrenalin. Hormon ini dapat menyempitkan pembuluh darah agar energi diprioritaskan untuk organ penting. Aliran darah ke kaki pun menurun, sehingga kaki bisa terasa dingin, kebas, atau tidak nyaman.
6. Diabetes tipe 1 dan 2
Diabetes dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan kerusakan saraf. Jika gula darah sering tinggi, sirkulasi ke kaki terganggu. Selain itu, diabetes juga dapat memicu neuropati perifer.
7. Hipotiroidisme
Kelenjar tiroid yang kurang aktif menghasilkan hormon lebih sedikit dari seharusnya. Akibatnya, metabolisme melambat dan suhu tubuh bisa menurun. Salah satu gejalanya kaki dingin yang disertai mudah lelah, berat badan naik, dan tubuh terasa lambat.
8. Sindrom Raynaud
Sindrom Raynaud terjadi saat pembuluh darah bereaksi berlebihan terhadap dingin atau stres. Pembuluh di jari tangan dan kaki menyempit drastis, sehingga darah sulit mengalir.
9. Neuropati perifer
Seperti yang disebutkan sebelumnya, diabetes bisa menyebabkan neuropati perifer atau kerusakan saraf pada kaki lalu membuat kaki jadi dingin.
Saraf yang rusak mengganggu komunikasi antara otak dan tubuh, sehingga sensasi suhu menjadi tidak normal. Selain diabetes, kondisi ini dapat dipicu infeksi, kekurangan vitamin, paparan racun, atau penyakit ginjal.
10. Penyakit arteri perifer
Penyakit ini terjadi ketika plak menumpuk di dinding arteri dan memperlambat aliran darah ke kaki. Kondisi ini lebih sering dialami orang berusia di atas 50 tahun, perokok, atau penderita diabetes.
Ada banyak kemungkinan penyebab kaki dingin, mulai dari kebiasaan minum kafein berlebihan hingga masalah kesehatan yang lebih serius. Bila kaki dingin terjadi terus-menerus, disertai nyeri, baal, atau perubahan warna kulit, segera periksakan diri ke dokter.
(rti)

















































