Jakarta, CNN Indonesia --
Membedakan ikan cupang jantan dan betina terkadang tidak semudah melihat warna tubuhnya. Ciri-ciri ikan cupang jantan umumnya dapat dilihat dari sirip yang lebih panjang, janggut di bawah tutup insang yang lebih besar, serta perilakunya yang cenderung teritorial.
Meski begitu, pemilik ikan sebaiknya tidak hanya mengandalkan satu tanda. Jenis cupang tertentu, seperti plakat, memiliki sirip pendek sehingga sekilas tampak seperti betina. Karena itu, beberapa ciri perlu diperhatikan secara bersamaan agar hasil identifikasi lebih akurat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ciri-ciri ikan cupang jantan
Berikut beberapa cirinya yang dapat dikenali dengan mudah, seperti yang dilansir da laman Betta Fish.
1. Memiliki sirip yang lebih panjang
Bentuk sirip menjadi salah satu petunjuk yang paling mudah diamati. Cupang jantan umumnya memiliki sirip punggung, sirip anal, dan sirip ekor yang lebih panjang dibandingkan betina.
Meski demikian, panjang sirip tidak selalu bisa dijadikan patokan tunggal. Cupang plakat jantan memiliki sirip pendek sehingga dapat keliru dianggap sebagai betina.
2. Janggut di bawah tutup insang lebih besar
Ciri-ciri ikan cupang jantan berikutnya adalah janggut atau membran di bawah tutup insang yang lebih besar. Pada jantan, janggut biasanya berukuran lebih besar dan dapat terlihat melewati lempeng insang ketika ikan mengembangkan insangnya.
Saat cupang jantan melakukan flaring, bagian tersebut akan terlihat semakin jelas.
3. Cenderung lebih teritorial
Perilaku juga dapat membantu mengenali jenis kelamin cupang. Cupang jantan cenderung memiliki sifat teritorial yang kuat, terutama terhadap jantan lain.
Namun, agresivitas tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya indikator. Cupang betina juga dapat bersikap agresif tergantung pada karakter, kondisi akuarium, dan lingkungan.
4. Sering membuat sarang gelembung
Sarang gelembung merupakan perilaku yang umum dilakukan cupang jantan dalam siklus perkembangbiakan. Keberadaan sarang gelembung dapat memperkuat dugaan bahwa cupang tersebut jantan.
Akan tetapi, tanda ini bukan bukti mutlak. Kondisi lingkungan dapat memengaruhi perilaku tersebut dan dalam kasus tertentu betina juga dapat membuat sarang gelembung.
5. Bentuk tubuh cenderung lebih ramping
Selain sirip, bentuk tubuh dapat menjadi petunjuk tambahan. Cupang jantan umumnya terlihat lebih ramping dan memanjang, sedangkan betina cenderung memiliki bagian perut yang lebih lebar.
Ukuran tubuh secara keseluruhan kurang dapat diandalkan karena pertumbuhan ikan juga dipengaruhi faktor genetik dan pola makan.
6. Warna bukan patokan utama
Warna tubuh yang cerah sering dianggap sebagai ciri-ciri ikan cupang jantan. Padahal, warna tidak dapat memastikan jenis kelamin karena cupang betina juga dapat memiliki warna yang sangat mencolok.
Usia, kondisi kesehatan, stres, dan hasil pembiakan selektif juga dapat memengaruhi intensitas warna.
(gas/asr)


















































