Dasparkhotel: Sensasi Menginap di Dalam Pipa Beton, Bayar Seikhlasnya

2 hours ago 7

CNN Indonesia

Jumat, 17 Apr 2026 15:30 WIB

Dasparkhotel digagas seniman asal Austria, Andreas Strauss, pada 2005. Hotel ini mengajak tamu merasakan sensasi tidur di dalam pipa beton drainase raksasa. Hotel Dasparkhotel yang berlokasi di Ottensheim, Austria. (dasparkhotel.net)

Jakarta, CNN Indonesia --

Jika biasanya pelancong mencari hotel berbintang dengan fasilitas mewah, sebagian lainnya justru memburu pengalaman unik yang tak lazim. Salah satunya ditawarkan oleh Dasparkhotel di Ottensheim, Austria. Hotel ini mengajak tamu merasakan sensasi tidur di dalam pipa beton drainase raksasa alias gorong-gorong.

Melansir berbagai sumber, Dasparkhotel digagas oleh seniman asal Austria, Andreas Strauss, pada 2005. Visi kreatif Strauss menyulap pipa industri yang kuat menjadi akomodasi fungsional sekaligus solusi ramah lingkungan.

Alih-alih menjadi limbah konstruksi yang menumpuk selama puluhan tahun, pipa-pipa beton ini dialihfungsikan menjadi kamar hotel minimalis. Kini, deretan gorong-gorong tersebut menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Rodlstraße 21, Ottensheim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski terdengar sempit, interior kamar Dasparkhotel dirancang untuk kenyamanan maksimal. Setiap unit kamar memiliki luas sekitar tujuh meter persegi dengan desain interior modern yang jauh dari kesan kaku.

Di dalamnya tersedia kasur berukuran untuk dua orang, lengkap dengan bantal dan selimut. Meski minimalis, pengelola tetap menyediakan fasilitas fungsional seperti meja kecil, lampu tidur, stop kontak, hingga area penyimpanan barang.

Untuk sirkulasi udara dan cahaya, terdapat lubang ventilasi di bagian langit-langit pipa. Namun, perlu dicatat bahwa fasilitas seperti toilet, kamar mandi, dan ruang makan terletak di luar kamar dan digunakan secara bersama-sama (fasilitas umum).

Dasparkhotel sangat populer di kalangan pelancong muda dan pencinta seni yang memiliki anggaran terbatas. Hal yang paling mencuri perhatian adalah sistem pembayarannya yang unik: Pay-As-You-Wish atau bayar seikhlasnya.

Tidak ada tarif tetap yang dibebankan kepada tamu. Pengelola membebaskan tamu untuk membayar sesuai kemampuan dan tingkat kepuasan mereka setelah menginap. Rata-rata, tamu memberikan sekitar 7 Euro atau setara Rp118 ribu (kurs saat ini) per malam.

Proses menginap di Dasparkhotel dilakukan sepenuhnya secara mandiri. Calon tamu diwajibkan melakukan pemesanan secara daring untuk mendapatkan kode akses pintu digital.

Tidak ada staf maupun resepsionis di lokasi. Tamu akan melakukan check-in dan check-out sendiri menggunakan kode tersebut. Sebelum meninggalkan lokasi, tamu cukup memasukkan uang pembayaran ke dalam kotak yang telah disediakan.

Hotel unik ini beroperasi secara musiman, mulai dari bulan Mei hingga Oktober setiap tahunnya. Bagi para pelancong yang mengutamakan kemandirian dan pengalaman otentik, Dasparkhotel menawarkan perspektif baru tentang arti sebuah 'hunian' di tengah perjalanan.

(ana/wiw)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |