Jakarta, CNN Indonesia --
Iran resmi mengumumkan pembentukan badan khusus yakni Otoritas Selat Teluk Persia (Persian Gulf Strait Authority/PGSA) yang bertugas mengelola Selat Hormuz.
Di akun X resminya, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan bahwa PGSA akan bertugas memberikan "pembaruan secara real-time tentang operasi Selat Hormuz dan perkembangan terbaru".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akun X Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) juga membagikan unggahan yang sama.
Dilansir AFP, belum jelas apa yang akan dilakukan oleh badan baru ini. Namun awal bulan ini stasiun televisi berbahasa Inggris Iran, Press TV, menyebut badan tersebut merupakan sistem untuk menjalankan kedaulatan atas Selat Hormuz.
Media itu juga menyebut kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz akan dikirimi "peraturan" dari email [email protected].
Iran memblokir jalur logistik yang melewati Selat Hormuz, sejak Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan pada 28 Februari lalu. Gencatan senjata juga mulai berlaku sejak 8 April, di tengah negosiasi alot kedua pihak.
Pemblokiran Iran atas selat vital tersebut mengguncang pasar global. Pada saat yang sama, AS juga memberlakukan blokade angkatan laut yang berangkat dari dan menuju pelabuhan Iran.
Sejak perang dimulai, Iran telah berulang kali mengatakan bahwa lalu lintas maritim melalui selat tersebut "tidak akan kembali ke status sebelum perang".
Bulan lalu Iran bahkan mengaku telah menerima pendapatan pertama dari tol di jalur air tersebut.
Sabtu lalu, Kepala Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran Ebrahim Azizi, mengatakan Iran telah "menyiapkan mekanisme profesional untuk mengelola lalu lintas" lewat Selat Hormuz. Azizi mengatakan mekanisme tersebut akan segera diumumkan.
(dna/bac)
Add
as a preferred source on Google

















































