CNN Indonesia
Minggu, 30 Agu 2026 20:25 WIB
Menara Kura-kura di Danau Hoan Kiem, Hanoi, salah satu daya tarik wisata Vietnam. (iStock/Stefan Tomic)
Jakarta, CNN Indonesia --
Tiga negara di kawasan Asia Tenggara, Vietnam, Laos, dan Kamboja memperkuat kerja sama di bidang pariwisata melalui gagasan "One Journey, Three Destinations".
Ketiga negara tersebut akan mengembangkan perjalanan yang memungkinkan wisatawan mengunjungi tiga negara dalam satu rangkaian perjalanan.
Seperti dikutip VN Express, kerja sama ini dibahas dalam Konferensi Pertama Menteri Pariwisata Kamboja-Laos-Vietnam yang digelar di Ho Chi Minh City, Vietnam, pada Rabu (26/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertemuan tersebut, ketiga negara berencana melakukan kerja sama untuk periode 2026-2028.
Melalui rencana ini, Vietnam, Laos, dan Kamboja akan dipromosikan sebagai rangkaian destinasi yang saling melengkapi. Wisatawan nantinya dapat menikmati beragam budaya, lanskap, dan pengalaman dalam satu perjalanan.
Contohnya, perjalanan tiga negara dapat menghubungkan Ho Chi Minh City di Vietnam, Phnom Penh dan Siem Reap di Kamboja, hingga Luang Prabang di Laos.
Rute itu memungkinkan wisatawan mengunjungi berbagai destinasi budaya, termasuk kompleks Angkor di Siem Reap dan kawasan bersejarah Luang Prabang.
Namun, pemerintah ketiga negara masih mengembangkan produk dan rute lintas batas sehingga belum ada satu jalur resmi yang ditetapkan.
Selain menambah pengalaman wisatawan, konsep itu diharapkan dapat memperpanjang masa tinggal dan memperluas manfaat ekonomi untuk ketiga negara tersebut.
Ketiganya juga akan meningkatkan konektivitas perjalanan dan transportasi serta mengembangkan paket wisata bersama.
Rencana periode 2026-2028 ini mencakup enam bidang prioritas, antara lain pengembangan produk wisata bersama, pemasaran dan promosi bersama, peningkatan konektivitas transportasi, kerja sama pemerintah dan swasta, pariwisata berkelanjutan, serta pertukaran pengalaman antarpejabat pariwisata.
Kerja sama ini disebabkan oleh besarnya jumlah kunjungan wisatawan. Pada 2025, Vietnam, Laos, dan Kamboja menerima31,3 juta wisatawan asing, angka tersebut naik sebesar 10,2 persen dibandingkan 2024.
Kemudian pada kuartal pertama 2026, ketiganya mencatat 16,6 juta turis asing, dan 1,6 juta wisatawan dari dalam kawasan tiga negara. Sementara itu, Menteri Pariwisata dari ketiga negara tersebut akan melakukan konferensi berikutnya pada 2027 di Laos.
(dsd/wiw)


















































