Jakarta, CNN Indonesia --
Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.848 per dolar AS pada Rabu (4/2) pagi. Mata uang Garuda melemah tipis 20 poin atau 0,12 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mata uang di kawasan Asia mayoritas kalah lawan dolar AS. Yen Jepang melemah 0,33 persen, won Korea Selatan minus 0,30 persen, ringgit Malaysia turun 0,2 persen, bath Thailand keok 0,17 persen.
Kemudian, yuan China dan dolar Singapura masing-masing melemah 0,1 persen terhadap dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada, di negara maju, kurs juga cenderung melemah terhadap dolar AS. Tercatat, poundsterling Inggris turun 0,07 persen, euro Eropa melemah 0,06 persen, dan dolar Australia minus 0,04 persen.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah hari ini akan terkonsolidasi dengan potensi melemah terbatas terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off.
Menurut Lukman, sentimen itu berasal dari eksternal dan internal. Dari sisi eksternal, pasar modal Asia dibuka negatif menyusul penurunan tajam di Wall Street.
"Di internal, masalah seputar MSCI dan rating downgrade masih membebani. Selain itu, tentunya independensi BI dan defisit anggaran (APBN)," ujar Lukman kepada cnnindonesia.com.
Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp16.750 per dolar AS - Rp16.900 per dolar AS.
(sfr)

















































