Tarif Parkir Mobil Jakarta Naik Rp60 Ribu per Jam? Begini Kata Pramono

2 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyanggah kabar mengenai penetapan tarif parkir mobil di wilayah Jakarta yang melonjak hingga Rp60.000 per jam.

"Angka berapa? Rp60.000 ya? Itu sama sekali bukan angka dari Pemerintah DKI Jakarta," ujar Pramono di Jakarta Selatan, Senin (24/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menegaskan bahwa Pemprov Jakarta hingga saat ini belum mengeluarkan ketetapan resmi mengenai penyesuaian tarif parkir.

"Pemerintah DKI Jakarta tentunya dalam memutuskan pasti mempertimbangkan banyak hal. Termasuk berapa yang harga yang wajar. Nah, sampai hari ini belum ada keputusan apa pun tentang itu, bahkan angka Rp60.000 pun saya baru tahu ketika sudah viral," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Isu ini mencuat setelah Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter mengutarakan wacana penerapan sistem zonasi dalam penentuan tarif parkir.

Lokasi-lokasi strategis yang bernilai ekonomi tinggi seperti Menteng dan SCBD diproyeksikan masuk ke dalam kategori zona bertarif lebih tinggi.

"Jadi nanti mau dibuat sistem zonasi. Misalnya daerah SCBD dianggap punya nilai ekonomi tinggi. Daerah Menteng, kemudian daerah seperti Bandung Indah, terus daerah misalnya di Jakarta Selatan, Senayan. Jadi tarif itu ambang batas tertingginya sampai Rp 60 ribu," kata Jupiter beberapa waktu lalu.

Meski demikian, Jupiter sendiri menganggap kisaran tarif yang diusulkan tersebut akan terlalu membebani publik.

"Jadi menurut saya terlalu memberatkan masyarakat. Memberatkan. Nggak masuk akal, ngawur itu," ungkapnya.

(hjn/fea)

placeholder

Read Entire Article
| | | |