Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat Donald Trump siap meluncurkan serangan ke Iran jika mereka gagal mencapai kesepakatan soal program nuklir.
AS bahkan sudah mengerahkan 10 kapal perang di perairan Timur Tengah. Menteri Pertahanan Peter Hegseth juga mengatakan siaga tempur jika mendapat lampu hijau dari Trump.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka seharusnya tak mengejar kemampuan nuklir. Kami akan siap untuk memberikan apa pun yang diharapkan presiden ini dari Departemen Perang," kata Hegseth.
Sementara itu, Iran tak gentar dengan ancaman Trump. Mereka juga enggan bernegosiasi di bawah ancaman.
Terlepas dari itu, berikut kemampuan militer Iran vs AS. Siapa lebih kuat?
Amerika Serikat
Menurut situs pemantau pertahanan militer Global Fire Power, per Januari 2026, AS tetap menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan kekuatan militer terbesar dunia.
AS diperkirakan punya 2,1 juta personel militer. Dari jumlah ini, 1,3 juta personel aktif, dan 799.500 personel cadangan.
Angkatan Darat AS tercatat memiliki personel 1.174.890 personel, Angkatan Laut 612.124 personel, dan Angkatan Udara 708.758 personel.
Dari segi persenjataan, Angkatan Udara AS punya stok 13.032 pesawat, 1.791 pesawat tempur, pesawat serang 926 unit, pesawat angkut 917, pesawat latih 2.610 unit, pesawat misi khusus 611 unit.
AU juga punya armada kapal tanker sebanyak 610, helikopter 5.913 unit, helikopter serang 1.024 unit.
Sementara itu, Angkatan Darat punya 4.666 tank, 409.660 kendaraan, artileri self-propelled 1.521 unit, 1.878 artileri tarik, dan 1.731 artileri roket.
Angkatan Laut punya 11 kapal induk, 9 helikopter, 83 kapal perusak, 66 kapal selam, 27 korvet, dan kapal perang ranjau 4 unit.
Iran
Iran, menurut situs Global Fire Power, berada di urutan 16 dari 145 negara pada Januari 2026.
Iran diperkirakan punya 1,1 juta personel. Dari jumlah ini, tentara yang aktif sebanyak 610 ribu, personel cadangan 350 ribu, dan para militer 220 ribu.
Secara lebih rinci, personel Angkatan Darat sebanyak 350 ribu, Angkatan Laut 20 ribu personel, dan Angkatan Udara sebanyak 20 ribu.
Dari sisi persenjataan, Angkatan Udara Iran punya stok 551 pesawat, 188 pesawat tempur, 21 pesawat serang, 86 pesawat angkut, pesawat latih 103 unit, dan pesawat misi khusus 10 unit.
AU juga punya armada kapal tanker sebanyak 6, helikopter 129 unit, helikopter serang 13 unit.
Sementara itu, Angkatan Darat punya 2.675 tank, 75.939 kendaraan, artileri self-propelled 424 unit, 1.803 artileri tarik, dan 1.550 artileri roket.
Angkatan Laut Iran tak punya kapal induk dan kapal perusak. Namun, 25 kapal selam, 3 korvet, dan 1 kapal perang ranjau, dan 21 kapal patroli.
(isa/rds)
















































