BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Banten Hari Ini

6 days ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang laut Banten yang mencapai 2,5 meter. Selain itu ada potensi hujan sedang yang disertai kilat/petir dan angin kencang.

Dikutip dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas 1 Serang, disebutkan potensi tinggi gelombang laut Banten sepanjang hari ini Sabtu (29/3) berkisar antara 1,25 sampai 2,5 meter.

Potensi cuaca buruk di laut Banten itu meliputi Selat Sunda Barat Pandeglang, Perairan Selatan Pandeglang, dan Perairan Selatan Lebak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu potensi hujan sedang yang disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten Pandeglang bagian Tengah dan Selatan, Kabupaten Lebak bagian Barat.

BMKG menyarankan keselamatan bagi pelaku pelayaran mulai perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal feri, agar mewaspadai jika tiupan angin kencang dan gelombang tinggi.

Selain itu wisatawan pada akhir pekan yang mengunjungi perairan laut Banten agar tidak berenang di sekitar pesisir pantai untuk mencegah kecelakaan laut.

Begitu juga masyarakat diimbau waspada hujan sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, karena berdampak menimbulkan bencana alam, seperti banjir dan longsor.

Suhu udara 23 - 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara 60 - 95 persen dan tiupan angin bergerak dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 05 - 35 km/jam.

Sedangkan pagi, siang, sampai malam hari sebagian besar wilayah Banten berawan hingga hujan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama mengatakan pelaku pelayaran yang menggunakan kapal feri, tongkang, dan kapal/perahu nelayan, di pesisir selatan Lebak tetap mewaspadai gelombang tinggi.

Selain itu juga masyarakat waspada hujan sedang disertai angin kencang kencang dan petir/kilat, karena bisa menyebabkan banjir dan longsor.

"Kami minta warga siaga dan waspada menghadapi cuaca buruk itu agar tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.

Sementara, sejumlah perairan di Sumatara Utara dari 29 hingga 31 Maret 2025 juga berpotensi diterjang gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter.

Kondisi gelombang tinggi tersebut berpotensi terjadi di perairan Barat Kepulauan Nias, Perairan Barat Sumatera Utara, Perairan Kepulauan Batu, Perairan Barat Kepulauan Batu, dan Perairan Timur Kepulauan Nias.

"Pola angin di wilayah Perairan Sumatera Utara bagian Barat umumnya bergerak dari arah Barat hingga Utara, sedangkan di bagian Timur umumnya bergerak dari arah Timur hingga Barat Daya," kata Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Medan Dasmian Sulviani dikutip Antara, Sabtu (29/3).

Kecepatan angin secara umum berkisar antara 4 hingga 20 knot.

Kepada perahu nelayan disarankan agar waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, demikian juga dengan kapal tongkang juga agar waspada jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

(antara/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |