CNN Indonesia
Selasa, 01 Sep 2026 11:15 WIB
Di usianya yang ke-100, aktor dan komedian asal AS Dick Van Dyke masih bisa melakukan olahraga sulit. (Getty Images via AFP/RODIN ECKENROTH)
Jakarta, CNN Indonesia --
Aktor sekaligus komedian asal AS, Dick Van Dyke yang kini berusia 100 tahun, membuktikan usia tidak jadi batasan baginya untuk tetap bergerak aktif.
Dalam video Instagram terbaru yang dibagikan pada Jumat (28/8), Van Dyke menunjukkan dirinya sedang berolahraga terbalik menggunakan alat fitness berupa meja inversi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alat tersebut menahan tubuh seseorang pada sudut terbalik dan menggunakan gravitasi untuk menciptakan peregangan seperti traksi melalui tulang belakang.
Pada video tersebut, aktor yang pernah berperan sebagai Bert sekaligus Mr. Dawes Senior dalam film Mary Poppins (1964) ini, tampak santai saat berputar ke belakang di atas alat tersebut.
"#DVD100 1/2 workout inversion table #keepmoving," tulis Van Dyke itu dalam caption di unggahannya.
Dalam sebuah wawancara pada Januari 2025, Van Dyke pernah mengungkapkan bagaimana cara dirinya menjaga kesehatan di usia senja.
"Saya selalu berolahraga tiga hari seminggu," kata Van Dyke, dilansir Man's Journal. Ia menambahkan, ia dan istrinya, Arlene Silver, terus pergi ke gym bersama.
Tak hanya rutin olahraga, Van Dyke juga punya banyak tips lainnya agar bisa hidup sehat di usia senja melalui bukunya 100 Rules for Living to 100: An Optimist's Guide to a Happy Life (2025). Ini beberapa di antaranya:
1. Rajin bergerak
Seperti yang disebutkan sebelumnya, Van Dyke rajin olahraga di gym tiga kali seminggu, bahkan di usianya yang ke-100. Saat tidak ke gym, Van Dyke tetap aktif dengan melakukan yoga dan peregangan tubuh.
Banyak warga Jepang yang berusia 100 tahun ke atas memiliki kebiasaan serupa dengan Van Dyke. Mereka memulai pagi dengan olahraga, seperti latihan intensitas rendah yang disiarkan radio, sering disebut radio taiso, dengan durasi tiga menit.
2. Selalu menjaga optimisme
"Saya sudah memutuskan bahwa orang dilahirkan dengan kepribadian dan pandangan tertentu, perspektif tertentu. Saya cenderung melihat sisi baik dari segala sesuatu," kata Van Dyke dalam sebuah wawancara, seperti dilansir CNBC Make It.
Menjaga optimisme dan rasa riang dalam hidupnya, membuat Van Dyke lebih banyak mengalami kebahagiaan. Kariernya sebagai komedian pun selaras dengan keinginannya untuk tetap berjiwa seperti anak-anak.
Sering kali, orang-orang yang berusia 100 tahun melakukan pekerjaan yang memuaskan diri mereka dan tidak cepat pensiun.
3. Quality time dengan orang-orang terkasih
Van Dyke selalu mencari cara agar para cucu dan cicitnya menikmati momen-momen saat berkunjung ke rumahnya. Jadi, mereka akan sering datang mengunjunginya.
"Mendengar mereka semua berteriak kegirangan di sana memberi saya kebahagiaan yang luar biasa," kata Van Dyke.
Hal ini sejalan dengan banyak studi yang menemukan bahwa kunci kebahagiaan dan umur panjang, yakni kebugaran sosial, alias menjaga hubungan interpersonal sehat dan langgeng.
Sebuah studi selama beberapa dekade yang dilakukan oleh para peneliti di Harvard menemukan bahwa kunci kebahagiaan dan umur panjang adalah kebugaran sosial, atau menjaga hubungan interpersonal yang sehat dan langgeng.
4. Melatih memori setiap saat
Dalam bukunya, Van Dyke mengatakan pekerjaannya sebagai penghibur mengharuskannya memiliki daya ingat yang baik.
"Sepanjang karier saya, saya harus menghafal halaman demi halaman dialog dan banyak lagu, bolak-balik, sehingga saya dapat mengucapkan atau menyanyikannya tanpa berpikir," tulisnya, seperti dilansir Business Insider.
Di masa tuanya, ia tak lagi menghafal dialog, tetapi menonton acara kuis dan berusaha menemukan jawabannya sebelum mendapat kisi-kisi dari pembawa acara. Menurutnya, mengurangi konsumsi alkohol juga berperan baik dalam kesehatan otaknya.
5. Menjaga pola pikir positif
Dalam bukunya, Van Dyke menulis bahwa menua memang membawa tantangan tersendiri. Selain itu, diremehkan dalam soal fisik dan sosial bisa membuat seseorang frustrasi. Namun menjaga pola pikir positif menjadi kuncinya.
"Saya telah mencapai usia seratus tahun, sebagian besar karena saya dengan gigih menolak untuk menyerah pada hal-hal buruk dalam hidup: kegagalan dan kekalahan, kehilangan pribadi, kesepian dan kepahitan, rasa sakit fisik dan emosional akibat penuaan," tulis Van Dyke.
Menurutnya, menyerah pada keadaan buruk tersebut artinya ia menyerah pada kehidupan itu sendiri. Ia pun mencoba melihat sisi positif dalam hidupnya.
"Hidup berarti menjalani hidup, bukan seperti pekerjaan, tetapi lebih seperti taman bermain raksasa," kata Van Dyke.
(rti)


















































