Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengungkap isi pertemuan dengan Menlu Amerika Serikat Marco Rubio di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2), yang berlangsung selepas acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza.
Dalam pertemuan itu, Sugiono mengaku menyampaikan kekhawatiran Indonesia dan negara anggota D8 lainnya mengenai kekerasan yang secara sistematik dilakukan oleh tentara Zionis Israel kepada rakyat Palestina di Tepi Barat, Palestina.
Dalam laporan terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), aksi kekerasan yang dilakukan oleh militer Israel itu mengarah kepada penghapusan etnis (ethnic cleansing) bangsa Palestina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menyampaikan concern dari beberapa negara yang ada di Grup (D) 8 ini terkait situasi terkini di Palestina dan di Tepi Barat, dan kita semua meyakini bahwa kepemimpinan Amerika Serikat untuk bisa menghentikan atau menyelesaikan permasalahan yang sedang terjadi, atau masih terjadi di sana," kata Sugiono dikutip dari Antara.
Sugiono menyampaikan harapan Indonesia dan beberapa negara D8 agar AS dapat mengawasi aksi-aksi militer Israel, sehingga yang mereka lakukan terhadap rakyat Palestina tidak menghambat eksekusi dari rencana-rencana Dewan Perdamaian Gaza.
Developing Eight (D8) merupakan organisasi kerja sama ekonomi yang terdiri atas negara-negara berkembang dengan penduduk mayoritas Muslim. D8 beranggotakan negara-negara seperti Indonesia, Turki, Bangladesh, Mesir, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan terakhir Azerbaijan yang baru bergabung sebagai anggota ke-9 pada Desember 2024.
"Kami semua meyakini bahwa kepemimpinan Amerika Serikat untuk bisa menghentikan atau menyelesaikan permasalahan yang sedang terjadi atau masih terjadi di sana, dan berharap agar supervisi yang dilakukan atau pengawasan yang dilakukan itu bisa membuat apa yang menjadi rencana Board of Peace ini bisa terus berlanjut ke fase berikutnya," kata Sugiono.
Tidak hanya terkait Palestina, Menlu Sugiono menjelaskan pertemuannya dengan Rubio juga membahas masalah-masalah bilateral Indonesia dan Amerika Serikat, termasuk kerja sama-kerja sama yang telah terjalin di bidang pertahanan, keamanan, ekonomi, dan hubungan antarwarga.
"Kemudian juga situasi terkini terkait kawasan, apakah itu Indo-Pasifik ataupun ASEAN dalam lingkup yang lebih kecil," ujar Sugiono.
(har)

















































